HANIK ENDANG NIHAYATI

Berpacu menjadi yang terbaik

Keperawatan Kritis

diposting oleh hanikendangnihayati-fkp pada 19 April 2017
di Asuhan psikospiritual - 4 komentar

Kasus Kritis

Laki laki usia 40 tahun dalam kondisi kritis di ruang ICU terlihat terpasang ventilator. Perawat tampak di samping pasien dengan melakukan pengkajian masalah psikososial pasien. Penyebab masalah psikososial pasien yang di rawat di ICU adalah ....

Silahkan komentarnya

4 Komentar

SUMARIONO EFENDI

pada : 19 April 2017


"Sumariono Efendi/131611123092/B19AJ2
Penyebab masalah psikososial pasien yang di rawat di ICU yaitu:
1.Merasa ketakutan akan kematian, kehilangan hubungan dengan tuhan, merasa tidak berarti, merasa tak berdaya, mempunyai ketidakpastian tentang makna kematian.
2.Perasaan takut akan penyakit yang dialami,
3.Perasaan takut akan orang-orang yang ada,
4.Perasaan takut akan tindakan invasif yang belum pernah dirasakan oleh pasien sebelumnya.
5.Kondisi dari penyakitnya itu sendiri
6.Nyeri yang dirasakan
7.Lingkungan yang asing bagi pasien
8.Pengalaman dirawat sebelumnya
9.Kondisi rumah sakit dan ruang perawatan."


bayu triantoro

pada : 19 April 2017


"penyebab masalah psikososial pada pasien yang menjalani perawatan di ICU adalah karena Sifat perawatan di ICU yaitu perawatan yang intensif. hal ini terkait dengan kondisi kesehatan pasien yang mengancam nyawa. peralatan yang dipergunakan dalam ICU pun juga beragam.
maka masalah psikososial yang dialami pasien dapat berupa :
1. takut akan kematian
2. cemas akan biaya yang ditanggung oleh pasien dan keluarga, akan masa depan karena mungkin ada kecacatan.
3. merasa terisolir, terasing. karena tidak selalu dapat ditunggui oleh keluarga
4. stress karena terpasangnya alat dapat membatasi mobilitas dan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain. bunyi dari alat yang berada di ICU dapat mengganggu tidur dan istirahat klien.
5. gangguan self image, karena kondisi tubuh yang berubah akibat kondisi kesehatan
6. gangguan harga diri, karena pada saat di ICU segala sesuatu menyangkut kebutuhan dasarnya dipenuhi oleh orang lain

"


Yoga Trilintang Pamungkas

pada : 20 April 2017


"Seorang laki-laki berusia 40 tahun dalam kondisi kritis sedang dirawat di ruang Intensive Care Unit. Laki-laki tersebut memakai alat yang digunakan untuk membantu sebagian atau seluruh proses ventilasi untuk mempertahankan oksigenasi atau sering disebut dengan ventilator. Sedangkan perawat tampak di samping pasien sedang melakukan pengkajian masalah psikososial pasien. Penyebab masalah psikososial pasien yang sedang dirawat di ruang Intensive Care Unit ada beberapa hal yaitu pertama, pasien biasanya mengalami rasa takut terhadap kematian. Pasien dirawat di ruang Intensive Care Unit karena pasien tersebut dalam keadaan kritis dimana dalam keadaan tersebut keadaan pasien membutuhkan penanganan khusus, dan tidak menutup kemungkinan akan adanya ancaman kematian. Selain itu kondisi pasien yang merasa tidak berdaya dan tidak berarti membuat pasien merasa semakin jauh dengan manusia maupun dengan sang pencipta. Kedua, perasaan pasien yang takut akan penyakit yang dialami, dimana pasien yang di rawat di ruang Intensive Care Unit merasakan bahwa penyakit yang dialami pasien semakin parah dan membuat pasien menjadi takut. Ketiga, ketika menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit pasien merasa takut akan orang-orang yang merawatnya, karena dia merasa asing dan walaupun sudah tidak asing pasien terkadang juga masih merasa takut terhadap tindakan medis yang dilakukan. Keempat, perasaan takut terhadap tindakan medis diantaranya tindakan invasif yang belum pernah maupun sudah pernah dirasakan oleh pasien sebelumnya dan membuat pasien merasa tidak nyaman. Kelima, perasaan nyeri yang dirasakan akibat proses penyakit dan tindakan medis juga mengambil perasan besar atas masalah psikososial yang dialami pasien. Keenam, pasien merasa cemas terhadap biaya yang akan ditanggung oleh pasien sendiri maupun keluarga, apalagi bagi pasien dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah ini merupakan sebuah problema yang sangat besar. Selain itu masa depan pasien juga terancam karena mungkin adanya kecacatan atau kegagalan tindakan medis. Ketujuh, pasien juga merasa terisolir dan terasing dimana ketika di rawat di ruang Intensive Care Unit pasien akan mengalami penurunan intensitas bertemu dengan keluarga, teman, maupun orang terdekatnya. Kedelapan, keadaan ruang Intensive Care Unit yang penuh tekanan dapat membuat pasien merasa stres, mulai dari terpasangnya alat yang membatasi mobilitas dan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain hingga tidak dapat bertemu dengan keluarga membuat perasaan pasien menjadi semakin tidak tenang, bunyi dari alat yang berada di Intensive Care Unit juga ikut memberikan andil, dimana bunyi alat dapat mengganggu waktu tidur dan istirahat klien. Kesembilan gangguan self image, kondisi tubuh pasien yang berubah akibat kondisi kesehatan pasien juga memperburuk kondisi psikososial. Kesepuluh, gangguan harga diri terutama pada pasien yang memiliki kepribadian mandiri sangat terganggu ketika berada di ruang Intensive Care Unit karena pada saat di ruang Intensive Care Unit segala sesuatu yang menyangkut keadaan pasien baik dari kebutuhan dasarnya sampai perawatan medis sepenuhnya dipenuhi oleh orang lain. Kesebelas, lingkungan Intensive Care Unit merupakan lingkunngan yang asing bagi pasien terutama bagi pasien baru yang sulit beradaptasi, hal ini merupakan hal yang serius bagi pasien tersebut. Keduabelas bagi pasien yang pernah dirawat sebelumnya baik di rawat di ruang Intensive Care Unit maupun bukan ini merupakan pengalaman yang buruk yang sebenarnya tidak diinginkanya. Ketigabelas kondisi rumah sakit dan ruang perawatan terutama di ruang Intensive Care Unit dapat menambah masalah psikososial, karena di tempat ini pasien merasa tidak nyaman mulai dari bunyi alat yang berisik, tindakan invasif yang tidak nyaman hingga berkurangnya intensitas bertemu dengan orang terdekat. Selain itu kondisi ruang Intensive Care Unit biasanya memiliki privasi yang minimal, dimana pasien laki-laki dan perempuan digabung dan tindakan medis yang dilakukan oleh lawan jenis juga membuat pasien menjadi semakin tidak nyaman."


AKHMAD ISMAIL

pada : 21 April 2017


"Menurut Girdano (2013), penyebab masalah psikososial pasien yang dirawat di ICU adalah adanya perubahan dalam hidup; misal karena divonis menderita penyakit kritis, berada lingkungan yang baru; yaitu Ruang perawatan ICU dgn segala peralatan yang terpasang di badan, masalah ekonomi; misal tidak adanya asuransi, biaya hidup selama menunggu pasien di RS dst."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :